Supported by

Written by Godi Suwarna, Directed by Sandra Fiona Long, Translation by Safrina Soemadipradja Noorman, Music by Mal Webb, performed by Godi Suwarna, Jodee Mundy, Mal Webb, Heliana Sinaga, Wawan Sofwan, Sahlan Bahuy and Sandra Fiona Long, Design by Deden Bulqini, Lighting by Aji Sangiaji, Project Manager Pradetya Novitri.


Urat Jagat (Veins of the Universe) was proudly supported by: Selasar Sunaryo Art Space, The Australian Government through the Australia International Cultural Council; an Initiative of the Department of Foreign Affairs and Trade, Rumah Dunia; Serang, The Australia Indonesia Institute, Bentara Budaya Bali; Kompas Gramedia; Kementrian Pariwisata; Bentara Budaya Jakarta, The Victorian Government through Arts Victoria, English Education Department; Indonesia University of Education Bandung and Multicultural Arts Victoria.


Tuesday, January 27, 2015

Performance and Workshop Schedule


URAT JAGAT – INDONESIA 2015

  • 14 February: Performance at Selasar Sunaryo Art Space, Bandung (at 08.00 PM) 
  • 16 February: Performance at BPU UPI, Bandung (at 02.00 PM) 
  • 17 February: Workshop at BPU UPI, Bandung 
  • 18 February: Performance at Bentara Budaya Jakarta(at 08.00 PM) 
  • 20 February: Workshop at Rumah Dunia, Serang
  • 21 February: Performance at Rumah Dunia, Serang (at 08.00 PM) 
  • 24 February: Performance at Bentara Budaya Bali (at 08.00 PM) 
  • 25 February: Workshop at Bentara Budaya Bali 

Notes:
  • Participation of workshop is only organized by the venue
  • Time of workshop will be informed soon

Monday, January 26, 2015

Stage Design of Urat Jagat / Veins of the Universe Designed by Deden Bulqini

Urat Jagat / Veins of the Universe is going to be performed in several cities in Indonesia in February 2015. The stage design was already released few weeks ago. The design was created by Deden Bulqini and the stage crew assisting him in stage building for this production is Aep. Development or adjustment in stage building may occur during the exploration of creative process, so please look forward to our stage! 


Front Side Stage


Side View
Stage and Multimedia by Deden Bulqini

Sekilas tentang Urat Jagat / Veins of the Universe

Selamat datang di blog yang memuat jurnal proses dan tur pertunjukan poetry performing arts Urat Jagat (Veins of the Universe) produksi Mainteater Bandung dan Mainteater Melbourne! Berikut sekilas informasi mengenai pertunjukan yang akan berlangsung pada bulan Februari 2015 ini.

Poetry performing arts merupakan bentuk pementasan yang menyajikan puisi sebagai sebuah karya pertunjukan. Dalam pertunjukan tersebut dipilih beberapa puisi yang mengusung satu tema besar. 

Kali ini Mainteater akan mengangkat puisi-puisi berbahasa Sunda karya Godi Suwarna ke dalam sebuah pertunjukan bertajuk Urat Jagat. Urat Jagat bertemakan dunia yang sakit dan berkisah tentang perusakan dan kerusakan alam. Terangkai dalam kalimat-kalimat penuh rima dan menjelma menjadi melodi indah, Urat Jagat menyuarakan alam—betapa alam gelisah, marah dan kesakitan. 

Pada tahun 2011, Godi Suwarna dan Wawan Sofwan (teaterawan dan salah satu pendiri Mainteater Bandung) berkolaborasi dengan Mal Webb (seorang ahli musik dan multi-instrumentalist dari Melbourne), dan kolaborator Mainteater Melbourne, Jodee Mundy dan Sandra Fiona Long, untuk membahasakan puisi Godi Suwarna melalui media gerak tubuh, suara, dan bunyi.

Rekaman audio kolaborasi tersebut dapat disimak pada link berikut ini:


Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, pada bulan Februari 2015 ini Mainteater akan menggelar tur poetry performing arts Urat Jagat di beberapa kota di Indonesia, yaitu Bandung, Jakarta, Serang dan Bali. Tim yang sama berkumpul kembali untuk mengembangkan proses kreatif dalam kolaborasi sebelumnya. Pertunjukan multi-bahasa tersebut kali ini akan diperkuat tata artistik dan multimedia oleh Deden Bulqini, tata cahaya oleh Aji Sangiaji serta kerjasama yang solid dari anggota tim lainnya.

Nantikan informasi terbaru seputar proses dan tur Urat Jagat dalam blog ini. Terima kasih dan salam budaya!